Selasa, 21 April 2009

Belajarlah untuk tegas dalam hal apapun juga

Tegas dalam menggunakan waktu dengan baik, perangkap terbaik setiap waktu adalah melakukan hal yang harusnya bukan prioritas untuk hari itu. Banyak waktu yang akhirnya terbuang dengan sia-sia dan setelahnya hanya penyesalan "semoga bisa mengulang hari yang telah berlalu itu".

Tegas dalam menyikapi perasaan mana yang harus dipelihara dan perasaan mana yang harus dibiarkan. Saya tidak menyukai ini, saya tidak setuju dengan ini, ini bertentangan dengan prinsip saya ada baiknya terkadang sikap “taking in for granted” memang ada baiknya, leave the good to get the best one. Berapa banyak dari kita yang akhirnya bisa menggunakan tantangan meninggalkan yang baik untuk mendapatkan yang terbaik. Begitu sulit keluar dari perangkap "masih terpaku di depan pintu yang sudah tertutup hingga lupa melihat pintu lain yang terbuka". Ini memang baik bagi saya, belajarlah melihat ada kemungkinan yang lain dibalik hal yang baik ini? bagaimana mengenali apakah yang sekarang ini adalah yang baik dan saya bisa melihat yang terbaik itu. Peka, peka dan ada dampak apa yang dirasakan saat itu.

Tegas dalam menghargai diri sendiri, hargailah diri sendiri dan tiap keputusan yang telah dibuat, berhenti menyesali dan menghukum diri sendiri dua cara yang bisa membawa kita kepada pemahaman bahwa saya mendukung diri saya dengan apapun kelemahan yang saya miliki. Setiap waktu telitilah percakapan apa yang sedang terdengar dalam hati maupun pikiran kita. Suasana hati yang berubah-ubah, up and down semangat setiap saat. Bertanyalah setiap saat kepada diri kita sendiri, perasaan apa yang sedang kita alami, jujurlah, jangan berusaha menutupi apa yang sedang dirasakan saat itu. “Apa yang saya rasakan saat ini?, “mengapa?”, “adakah sesuatu yang bisa saya lakukan untuk mengatasi keberadaan perasaan ini?”. Terlalu sering kita terlena dalam perasaan sangat bersalah dan terus menyalahkan diri sendiri, yang kadang kenyataannya bukan akibat perbuatan kita.
Terus menerus menghujani diri dengan kritikan dari dalam hati, bercampur dengan kegalauan makan hasilnya dapat dipastikan kita sulit berpikir realistis, hilang kendali atas suasana saat itu. Terkadang sesuatu "soal" diberikan berulang-ulang kepada kita, maksudnya supaya kita belajar bagaimana menyelesaikannya, menguji apakah kita benar-benar lulus dalam ujian menjawab soal itu, toh kalau ternyata gagal lagi, kemungkinan besar ujian berlevel sama atau level lebih tinggi diuji. Ujilah Tuhan apa yang ada dalam hatiku dan dalam hidupku. Tuhan begitu bijaksana melihat dan memahami "soal" mana yang belum kita jawab dengan benar. Karakter apa yang Tuhan mau kita miliki selama ada di dunia ini? Jadi, tegaslah untuk hari ini dengan diri kita.

Minggu, 24 Februari 2008

terlalu kaku

me: "Anda sudah harus membiasakan diri untuk mengurangi konsumsi daging, gorengan makanan bersantan".
Cust: "Hah, berarti mulai sekarang makan rebus-rebusan saja ya?" wajahnya melotot ke arah saya dengan setengah bingung, mungkin tidak percaya, tidak terkatakan harus meninggalkan daging, gorengan, makanan bersantan dan teman-temannya.
"di cap" sering memvonis "pasien", customer yang konsul tentang makanan yang harus dikonsumsi. Bukan memvonis, tetapi detail kata-kata saran sebenarnya sangat jelas bila didengarkan dengan "baik" (fokus dan serius mendengarkan maksudnya). Tetapi apa mau dikata, pemahaman yang seperti ini sangat susah untuk diartikan dengan benar, arti kata "mengurangi" disamakan dengan "tidak sama sekali" atau "kiamat" atau "akhir dari segalanya" karena tidak akan bertemu dan memakan makanan kesukaan itu lagi. Bukan kesana arah pemahaman yang mau dituju. Jujur saya melihat hal itu, bukan dari keinginan ingin untuk "merubah" atau "beralih" hanya sejenak "mengadopsi" pola makan yang "sedikit" sehat (sedikit demi sedikit lama kelamaan menjadi bukit) tetapi "ketidak relaan" untuk sejenak membuka wacana akan pola makan yang harusnya ditelaah terlebih dulu. Bahasanya "teliti sebelum membeli" berarti sebelum benar-benar "mengadopsi" pola makan ada baiknya "teliti" mendengarkannya.
Hidup sehat (bukan, maksudnya memulai untuk memakai pola hidup sehat adalah proses) bukan sebuah mata pelajaran tetapi ilmu yang isinya adalah prinsip dalam menerima sesuatu untuk "disetujui" atau bahkan untuk dilaksanakan. Betul?
Mata pelajaran atau mata kuliah berarti suka tidak suka harus diikuti beda dengan prinsip, ketika kita setuju akan sesuatu maka tidaklah sulit bagi kita untuk mengikuti yang kita setujui.
Tidak memakan daging, makanan yang diolah dengan digoreng, makanan yang mengandung santan tidak sama dengan mengurangi mengkonsumsinya. Terlalu kaku untuk benar-benar serius melakukannya, hanya dapat bertahan dalam harian dijamin kembali ke pola yang lama dengan segera. Kecuali, karena memang penyakit sudah terdeteksi dan gejalanya maka "makanan" itu harus benar-benar dihindari. Saya yakin, sekarang semua orang sangat kritis dengan kesehatannya, sedikit saja mendengar kata kolesterol, asam urat, trigliserid jantung berdegup kencang. Ketakutan..wajar, saya juga merasakannya.
Wuah, berarti Ida sudah tidak mengkonsumsi daging, makanan yang digoreng atau bersantan ya? jangan salah, mungkin beberapa waktu yang lalu, inilah yang membuat saya sangat sulit untuk memulai "makan yang sedikit baik dari biasanya". Apa yang kurang, ternyata di pemahaman saya sendiri tentang makanan itu.
Menurut pakar gizi dan kesehatan, komposisi makan sehari-hari kita seharusnya adalah 80% sayur dan buah-buahan (makanan beralkali tinggi) serta 20% nasi, daging, ikan, roti dan lain-lain (makanan berasid tinggi). Tetapi yang biasa kita makan justru sebaliknya yaitu : 80% adalah nasi, daging, ikan, roti dan 20% adalah sayur dan buah-buahan. Komposisi yang salah ini, selama bertahun-tahun terjadi akumulasi, menyebabkan darah kita menjadi semakin asid dan semakin kental. Darah yang kental menyebabkan kerja jantung menjadi semakin berat. Aliran darah menjadi lambat, menyebabkan lebih banyak endapan terjadi dalam pembuluh darah. Akibatnya timbul penyakit tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Misalkan, hari minggu lalu saya tidak berada di rumah. Seharian di luar dan otomatis, makanan keluarga yang disukai kita biasanya fastfood (mcd-hogbent), dalam acara bersama keluarga sering "bertarung" dengan makan apa, bukan dengan tidak makan sama sekali, saya ikut saja memakan makanan yang sama dengan keluarga..tetapi: saya akan meningat porsi yang mau saya konsumsi. Belajar memahami fungsi makanan bagi tubuh bukan karena "banyaknya" (harus banyak berarti baik untuk tubuh) tetapi dengan porsi seperti ini apakah cukup untuk menolong tubuh saya bekerja dengan baik atau tidak. Nah, perjuangan ini jujur bukan sangat mudah, sulit itulah yang pertama kali saya temukan ketika berusaha memulainya. Seringkali kegagalan menerapkannya membuat saya hampir menyerah tetapi berkali-kali gagal akhirnya membuat saya lebih kuat "melawan".
Seberapa sering gagal: dalam sehari mungkin bisa dua kali, setelahnya saya akan makin terbiasa. Masalahnya berkisar antara: tidak meningat komitmen selagi makan, terlalu "kaku" hingga akhirnya kondisinya kumulatif dan ingin menghabiskan makanan dalam jumlah berlebihan.
Terlalu sering "menghukum" diri karena "melanggar" pola makan yang ditetapkan dapat membuat kita makin sering terjatuh. Membuat kita tenggelam dalam perasaan bersalah hingga akhirnya makin jatuh. Makanlah makanan apa saja yang ingin dimakan, tetapi bukan berarti lepas kontrol, Sudah tahu jenis makanan tertentu kurang baik bagi kesehatan tetap dikonsumsi bahkan berlebihan.
Sering mendengar kata-kata ini "wah, daripada ngga bisa nikmatin hidup, gue ngga mau batasin makan apapun". Setelah yang bersangkutan sakit, bayar saja dengan harga mahal boro-boro untuk mencicipi makanan saja akan "haram".

Selasa, 19 Februari 2008

inikah rasanya jetlag

betapa Nikmatnya Jetlag..itulah yang saya rasakan kemarin rasa nikmatnya lebih kepada kesakitan yang luar biasa..
Sebelumnya saya tidak pernah merasakan jetlag, biasa saja. Karena memang pekerjaan saya yang harus mobile setiap bulannya. Pontianak, Medan, Palembang, Makassar kota-kota yang harus dikunjungi. Hal yang sangat biasa setiap melakukan tour duduk sepanjang hari, menghabiskan waktu untuk menunggu flight dan akan segera mendapatkan kabar "delay". Kata - kata yang sangat "biasa" dan akan dipaksakan untuk biasa dengan efeknya. Dibalas dengan perjalanan ke tempat tujuan..
Segera setelah menginjakkan kaki di rumah, jam 8.30 PM, masih terasa baik, segera setelah membereskan barang-barang, mulailah pusing tiba-tiba, berjalan seolah-olah miring, keseimbangan tidak ada, lemas, mendadak mau jatuh, kaki terasa berat. Saya paksakan untuk duduk sebentar, ternyata tidak berpengaruh akhirnya saya paksakan saja membereskan barang saya. Kemudian rasanya seperti tidak bernafas, jalan dalam keadaan miring hingga malam rasanya juga belum pulih. Syukur saja pagi ini saya terbangun telat, sehabis itu olahraga selama 15 menit dan masih sempat menghirup udara sebelum terpolusi. Saya kembali segar dengan tidur yang enak dan nyaman.
Setiap orang memiliki jam biologis yang mengatur ritme proses bio kimia di dalam tubuh. Jam biologis juga disebut siklus circadian yang menjalankan irama utama tubuh pada siklus 24 jam. Dengan siklus gelap-terang yang tetap dan teratur, irama tubuh dengan sendirinya menyelaraskan diri dengan irama lingkungan.Ketika Anda melewati zona waktu siklus gelap terang yang berbeda secara mendadak, keseimbangan ini pun terganggu. Misalnya di waktu tidur, Anda malah menghadiri konferensi yang membutuhkan penampilan prima. Dalam kondisi inilah, siklus biologis Anda terganggu. Terganggunya siklus ini, disebut Jetlag.Jetlag umumnya terjadi ketika Anda berada di wilayah dengan zona waktu berbeda, misalnya dari Jakarta ke Eropa atau Amerika yang perbedaan waktunya lebih dari 12 jam (seharusnya). Perubahan secara mendadak - misalnya dengan menggunakan pesawat, membuat tubuh tak mampu menyesuaikan diri.
Gejala jetlag bisa terjadi cepat atau lambat. Gejala yang cepat bisa berupa kebingungan, kurang konsentrasi, lelah, daya ingat dan kekuatan fisik berkurang, serta mengalami gangguan pencernaan. Sedang gejala lambat, berupa kelelahan akut, diare atau sembelit, sakit kepala, insomnia, atau nafsu makan hilang.
agar tidak terlalu larut dan sibuk mengurus diri karena jetlag, berikut tipsnya:
  1. Sisihkan waktu dua atau tiga hari untuk menyesuaikan kondisi tubuh setelah melakukan perjalanan panjang. Artinya jangan segera beraktifitas berat setelah tiba di tujuan.
  2. Hindari minuman beralkohol atau obat tidur, agar metabolisme tidak ikut kacau balau dan membuat efek negatif bagi tubuh.
  3. Banyak minum air putih untuk menormalkan irama circadian Anda. Makanlah yang cukup dan mudah di cerna agar tidak terlalu lesu dan lelah akibat jetlag.
  4. Bila perlu, bawa bantal milik sendiri atau benda kesayangan lain agar dapat tidur dengan mudah.
  5. Hindari kamar yang berdekatan dengan lift atau menghadapi ke keramaian, sehingga membuat Anda sulit tidur.
  6. Di pagi hari, keluar dari ruangan dan hirup udara pagi sambil melakukan gerakan-gerakan ringan yang membantu mengembalikan jam biologis Anda

Senin, 11 Februari 2008

bercak biru pada kulit, dicubit setan??

Dua hari yang lalu, tiba-tiba mbak di rumah mengeluh sakit di bagian punggungya dan benar saja ternyata daerah yang dikeluhkan terdapat bercak berwarna biru. Hal tersebut tentu sangat menggangu aktivitasnya sehari-hari di rumah, menyelesaikan pekerjaan rumah. My sister in Law pun sempat bingung pasalnya, dengan adanya bercak biru mbak jadi tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah. Saya melihat hal itu, hanya berpikir apakah pernah terbentur benda keras dan mungkin sebelumnya karena beberapa hari sebelumnya dia sempat kerokan.
Ternyata jawabannya bukan, terus terang saya kurang tahu jawabannya. Hingga akhirnya kakak saya laki-laki yang kebetulan dokter yang praktik di sebuah rumah sakit di Jakarta Timur, menyarankan untuk dioleskan dengan salep untuk meluluhkan bercak biru, dan dia menyarankan untuk di bawa ke dokter menjalani pemeriksaan darah. Sehari setelahnya belum terdapat perubahan pada kulit tersebut tetap saja ada bercak biru. Setelah diperiksakan ke dokter, beliau mengatakan tidak ada mengarah kepada kemungkinan pada kelainan darah hanya terdapat "trauma" pada tulang bagian punggung akibat terlalu banyak gerakan tak semestinya (karena aktivitas di rumah)...syukurlah bukan penyakit
Mungkin diantara kita ada juga yang mengalami hal yang mirip, biasanya pasa saat-saat tertentu kita akan mendapati di bagian paha, tangan atau kaki tiba-tiba terdapat bercak warna biru dan bila kita tekan akan terasa sakit. Beberapa orang menyebutnya "habis dicubit setan) karena tiba-tiba saja terjadi dan kita tidak mengetahui penyebabnya sehingga begitulah cara kita menyebutnya..bagi orang yang kulitnya putih (terang), bila memperlihatkan hal tersebut mungkin saja sesuatu yang wajar, tetapi yang kita harus perhatikan aktivitas kita apakah masa-masa itu terlalu letih atau tidak. Bila bercak biru tersebut banyak, ada baiknya kita memeriksakan diri ke Lab atau ke dokter. Apakah ada masalah atau gangguan di darah.
Hemofili misalnya, masalah dalam darahnya kekurangan faktor pembeku darah, sehingga bila tubuhnya terluka atau mimisan maka darah yang mengalir susah terhenti. Hemofili pada dasarnya lebih banyak terdapat pada pria dibanding wanita.
Atau mungkin juga kelainan pada pigmen. Istilah dalam kedokteran dikenal dalam vitiligo . Kulit manusia yang berwarna disebabkan memiliki pigmen. Pigmen ini dibagi dalam empat bagian. Yang pertama melanin, pigmen ini memberikan warna coklat pada kulit, yang kedua pigmen karotenoid memberikan warna kuning, ketiga pigmen hemoglobin yang memberikan warna merah dan pigmen heboglobin atau tereduksi yang memberikan warna biru pada kulit.Dari empat jenis pigmen tersebut, menurutnya, pigmen melanin merupakan pigmen yang paling dominan pada tubuh manusia. Pigmen melanin ini dihasilkan oleh sel melanosit. Nah, apabila ada gangguan dalam proses pembentukan pigmen, maka dapat menyebabkan perubahan warna kulit.
Bila mengalami gangguan atau timbul bercak biru tanpa disadari,
Bila hal tersebut terjadi bukan akibat suatu benturan, memang membuat kekhawatiran adanya suatu kelainan darah. Penyebabnya adalah kerusakan integritas pembuluh darah, kurangnya jumlah trombosit, fungsi trombosit yang abnormal, serta kelainan pembekuan darah.
Tidak mengalami perdarahan di tempat lain yang tampak sebagai, antara lain pembengkakan sendi, perdarahan gusi, mimisan (keluar darah dari hidung), bercak-bercak kebiruan/kemerahan yang luas dan sulit menghilang, maupun gejala perdarahan lainnya.
Demikian pula tidak ada gejala lain yang menyertai seperti nyeri-nyeri tulang maupun panas badan terus-menerus. Bila memar yang timbul tidak luas dan hanya di tempat tertentu, tanpa disertai keluhan perdarahan di tempat lain, disebut sebagai purpura simplex yang tidak memerlukan tindakan khusus (menurut Prof. Dr. H. Azhali, M.S., Sp.A.(K))

Jumat, 08 Februari 2008

Menu sehat or menu favorit?

haah, saat sekarang mengapa baru sibuk "diet", pola makan
termasuk saya
Dahulu menu sehat saya adalah
  1. Di pagi hari sarapan dengan mie instant (dicampur dengan kuah pertama) biasanya bila saya malas makan yang lain saya akan makan malam dengan mie instant juga. saya tidak bermaksud "menghasut" orang untuk tidak memakan mie instant, karena sampai hari inipun masih berjuang untuk mengurangi karena saya tahu untuk benar tidak mengkonsumsinya saya tidak mampu. Jalan yang saya tempuh mengurangi konsumsi mie instant, mengapa? Pengawet dalam mienya, dalam bumbunya, dalam kemasannya.
  2. Minuman yang saya sangat cintai dan sukai, banggakan (dahulu) adalah minuman bersoda. Satu botol (ukuran 1 liter) tidak sampai satu hari akan saya habiskan. Ditambah dengan cemilan teh kemasan (yang pasti rasanya manis, dingin). i don't like mineral water
  3. Saus tomat, kecap menu utama bila saya mengkonsumsi mie instant. Biarpun panas dan akhirnya harus menderita akibat memakan makanan yang panas, saya belum jera juga.
  4. Bakso, mie ayam itulah sasaran saya bila dalam kondisi "ngambek" makan makanan rumah
  5. Saya suka, cinta produk daging!! lebih dari sayuran sekalipun. Biarpun kakak saya yang laki-laki selalu ceramah tentang daging, toh saya tidak mau menggubrisnya.
  6. Menonton televisi semau saya, sepanjang hari dan satu-satunya aktivitas saya hanya memencet remote control
  7. Satu kebiasaan baik yang masih dilakukan : olahraga, lari pagi. setelah itu saya akan makan dan tidur

dengan pola hidup, pola makan seperti itu : saya mengundang penyakit sebanyak mungkin ke tubuh saya, dimulai dengan

  1. Berat badan saya naik sangat cepat, meskipun saya olahraga namun setelahnya tidur. Saya menimbun kalori itu.
  2. Saya suka makanan dan minuman yang manis, setiap hari, setiap saat. "Diracuni" dengan kata-kata "pantang, jangan menyisakan makanan"! jangan aneh, bila sudah kenyang hentikan makan, memaksa memasukkan makanan sampai muak, awal untuk memperbesar volume lambung, lihat saja
  3. mudah lelah, mudah ngantuk, mudah pusing karena kurang oksigen makanan yang masuk "tidak sehat" ditambah saya tidak suka minum air mineral
  4. Selalu mengkonsumsi obat-obatan (untuk sakit kepala, tidur), selain yang baik mengkonsumsi multivitamin (dicekokin oleh kakak laki-laki, dan saya bersyukur dipaksa mengkonsumsinya dahulu)
  5. "diracuni" tanyangan televisi, malas bergerak

Cukup sudah!! dan saya berhenti sekarang, saya merasa lebih baik, sangat baik dan akan lebih baik lagi :

  1. Saya menyukai air putih
  2. saya menyukai sayuran, buah
  3. Saya mengurangi makan daging, gorengan, mie

Bahaya yang mengintai kita adalah penyakit, kuncinya : mulut

mulut dan perut yang bertanggung jawab bila kita sakit? bukan, otak, pikiran kita yang bertanggung jawab !! memang untuk sempurna hampir sulit untuk dicapai, belajar untuk hidup sehat tidak salah. Manfaatnya akan kita rasakan dalam jangka waktu lama.

Rabu, 30 Januari 2008

air hujan berbahaya?

Jakarta sepertinya memasuki musim penghujan, sehari yang lalu hujan menerpa Jakarta. Semuanya, bersiaplah dengan "senjata" payung dan perlengkapan untuk cuaca dingin lainnya. Sebelum sakit ada baiknya, menjaga untuk tidak terkena gejala yang mengarah kepada gejala penyakit.
Pernah mendengar kalimat berikut " Kamu kan sudah kena hujan, ayo cepat mandi sana, kalo perlu pake air panas"
dan biasanya tanggapan kita adalah mengiyakan saran tersebut.
Apa dasar untuk segera mencuci bagian tubuh yang terkena air hujan? atau segera mandi dengan air hangat, dan karena segera setelah terkena hujan dan tidak mandi maka kita akan sakit (demam)...adakah itu merupakan faktor sugesti
Air hujan, hujan asam: menurut Wikipedia Indonesia; http://id.wikipedia.org/wiki/Hujan_asam
Hujan asam didefinisikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang.
Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan.
Di daerah Nusa tenggara Timur, air minum diambil dari air hujan yang ditampung..
Disinilah dasar yang kuat yang harus dipahami mengenai komposisi air hujan,
  1. daerah yang bebas polusi atau permukaan tanah, laut tidak terpolusi setidaknya masih dapat menggunakan air untuk keperluan sehari-hari. Bila terkena air hujan, apakah secara langsung mengakibatkan sakit? belum tentu. Komposisinya air hujan yang ada terdiri dari apa? mengandung zat kimia/zat asam..mungkin bisa jadi alasan.
  2. tindakan setelah terkena air hujan langsung mandi mungkin merupakan kebiasaan yang baik. setidaknya setelah kita seharian diluar, terkena air hujan saat -saat itulah kita memiliki kesempatan untuk membersihkan badan..betul?!
  3. membersihkan badan dengan air hangat sah-sah saja, segera setelah terkena air hujan kita biasanya kedinginan, nah..ketika kita membasuh badan dengan air hangat memberikan rasa nyaman dalam tubuh.

Terlepas dari fakta "substansi kotor " yang terdapat dalam air hujan, memang sangat baik mengadopsi "pola" selalu mandi dengan teratur. Badan dalam kondisi kehujanan/basah , padahal aktivitas kita seharian di luar sangan banyak (keringat, polusi, de..el..el) dan baiknya kita mandi.

----------semoga bermanfaat----------------

Senin, 28 Januari 2008

Minum mengapa harus duduk?

Full of Rules!!
Mengapa minum harus duduk, mengapa tidak berdiri
Terlepas dari norma kesopanan yang memang tidak tertulis, bayangkan saja bila kita sambil jalan di tempat umum dan minum minuman kita. Dalam beberapa kondisi, misalkan atlet sehabis bertanding biasanya langsung mengambil minuman dan minum langsung dengan posisi berdiri. Apakah ada alasan dari segi kesehatan?
Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler yang bisa membuka (agar air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada 'pos-pos' penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal.
Pernyataan ini benar atau tidaknya saya pun tak tahu, setelah membaca tulisan seorang dokter yang menyatakan tidak ada bahaya yang terjadi bila minum dilakukan dengan berdiri, tidur selain tersedak karena air masuk ke dalam paru-paru (http://www.mail-archive.com/dokter_umum@yahoogroups.com/msg02037.html)
baiklah, memang ada dalam beberapa kasus, ditemukan keterangan yang terkadang bertolak belakang dari para praktisi kesehatan, tak ayal lagi bagi pembaca/pendengar seringkali malah merasa bingung akan fakta yang harus mereka ikuti. Sebaiknya minum dengan duduk (nyaman, tidak ribet, terkesan tidak buru-buru)

Kamis, 24 Januari 2008

Mengantuk

Fenomena yang satu ini, sepertinya bukan barang baru dalam aktivitas sehari-hari. Apalagi, yang punya aktivitas duduk mendengarkan, duduk mendengarkan duduk dan mendengarkan. Kegiatan yang terulang dalam jangka waktu terentu, salah satunya dapat menyebabkan kejenuhan yang dimanifestasikan lewat mengantuk. Aktivitas yang saya lakukan sebenarnya tidak membuat lelah berlebihan secara fisik, tetapi rasa kantuk luar biasa, tidak tertahankan. Pada saat kuliah siang (jam 1) serangan mengantuk akan dimulai, sehabis makan siang dan kembali bekerja duduk di depan komputer...










Sebenarnya ada apa dibalik rasa kantuk yang bisa menggangu kita setiap saat? pasti ada alasan khusus, atau sesuatu proses yang terjadi di dalam tubuh.
  1. Mengantuk, biasanya terjadi pada saat sehabis makan, makan pagi, makan siang dan makan malam secara otomatis. Mengapa? pada saat makan, makanan masuk ke lambung untuk dicerna, nah...pada saat-saat ini, semua sistem saraf juga menyumbangkan sebagian stok darahnya dan sebagai akibatnya, sistem saraf akan mengalami kekurangan oksigen untuk sementara"mengkonsentrasikan" diri untuk perut. Membawa sari-sari makanan lewat darah sebagai medianya. Nah, mari coba ingat lagi, biasanya sehabis makan apakah mengantuk atau tidak

  2. Terlepas dari istirahat/jam tidur yang tidak cukup, tentu saja kita akan mengantuk. "masa hidup" baterai kita yang tidak "direcharge" akan makin berkurang, sehingga merasa ngantuk, lemas terutama siang hari

  3. Darah dalam kondisi kental, saat darah mengental maka fungsinya membawa asupan oksigen ke otak tidak terpenuhi dengan baik, sehingga otak mengirimkan signal kekurangan "bensin"/oksigen, tubuh menerima signal ini dan akhirnya kita akan mengantuk.

  4. Kondisi jenuh. Melakukan aktivitas yang sama seharian atau terasa monoton atau kita cenderung tidak menyukai aktivitas itu sehingga kita jenuh, kondisi seperti ini kita akan lebih senang duduk, diam dan bahkan mencoba berperang dengan cara "melawan" kantuk, mencuci muka, mencubit atau bahkan mendengar lagu berirama keras. Hasil yang didapat biasanya kita malah semakin mengantuk, lelah. Mengapa tetap mengantuk? terang saja tetap mengantuk, sehabis "berperang" dengan mengantuk, kita melanjutkan aktivitas yang sama.




Solusi bila harus "berperang" dengan mengantuk:

  1. Kurangi makan berlemak, karena semakin banyak lemak yang masuk ke dalam tubuh, maka tubuh harus mengeluarkan energi yang ekstra untuk mengolahnya. Itulah sebabnya makanan berlemaka apalagi dalam jumlah banyak/ berlebihan sebaiknya dihindari.

  2. Bila sudah mulai merasa lemas, hampir mengantuk, segeralah bergerak mencari udara segar kemudian akan siap untuk melanjutkan aktivitas tanpa rasa kantuk.
  3. Membasuh wajah boleh boleh saja, tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian kita dari perasaan mengantuk. Seusai membasuh wajah kembali ke aktivitas semula akan kembali "berjuang" melawan ngantuk.

Rabu, 16 Januari 2008

Mentimun







Mentimun, untuk beberapa orang ada yang menyukainya (mentah, acar). Teringat, biasanya ada pertemuan keluarga besar di rumah, my sister in law selalu menyediakan mentimun untuk dimakan..well..mentimun bukan hanya sekedar pelengkap dalam sumber makanan kita, bila ditinjau dari sumber/kandungan zat gizi yang terdapat di dalamnya, dapat mengubah persepsi bahwa mentimun bukanlah sekedar makanan pelengkap.

Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya. Buah berwarna hijau ketika muda dengan larik-larik putih kekuningan. Semakin buah masak warna luar buah berubah menjadi hijau pucat sampai putih.


Kegunaannya secara umum:
  1. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia
  2. Memiliki kandungan air yang cukup banyak di dalamnya sehingga dapat menyejukkan. Potongan
  3. Mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan wajah.



Kandungan zat yang terdapat dalam Mentimun :
  1. kandungan air hingga 90 %
  2. zat gizi seperti vitamin A dan C, kalsium, kalium, mangan dan sulfur
  3. zat-zat saponin (mengeluarkanlendir), flavonoid dan polifenol, asam malonat
  4. protein, lemak, fosfor, besi, belerang,
  5. biji buah mentimun mengandung banyak vitamin E
  6. kukurbitasin C
  7. serat

Fungsi atau kegunaannya :

  1. Dapat menurunkan tekanan darah tinggi
  2. Mencegah sariawan (Vitamin C)
  3. Memperlancar pengeluaran air seni, karena bersifat sebagai diuretik
  4. Menghilangkan keriput di kulit (memperlambat terjadinya penuaan) (Vitamin E)
  5. Menekan gula agar tidak berubah menjadi lemak, sehingga baik untuk mengurangi berat badan (Asam Malonat)
  6. Meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit hepatitis (kukurbitasin)
  7. Melancarkan buang air besar, menurunkan kadar kolesterol, menetralkan racun (serat)

Masih menganggap timun hanya sebagai makanan pelengkap (harusnya?), kurang berminat?

Semua tumbuh-tumbuhan diciptakan oleh Tuhan untuk dimanfaatkan manusia memenuhi kebutuhan tubuhnya. Makanan enak belum tentu gizinya seimbang, makanan mahal belum tentu gizinya seimbang, bukan berarti pula makanan murah biasanya selalu bergizi.





Sneeze

Bersin adalah keluarnya udara semi otonom yang terjadi dengan keras lewat hidung dan mulut. Udara ini dapat mencapai kecepatan 70 m/detik (250 km/jam). Bersin dapat menyebarkan penyakit lewat butir-butir air yang terinfeksi yang diameternya antara 0,5 hingga 5 µm. Sekitar 40.000 butir air seperti itu dapat dihasilkan dalam satu kali bersin.
Dan mengapa pada saat kita "aachii" harus mata menjadi tertutup? karena Syaraf-syaraf yang terdapat di hidung dan mata itu sebenarnya saling berkaitan, sehingga pada saat kita bersin, maka secara otomatis mata kita akan terpejam. Hal ini untuk melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh bakteri yang keluar dari membran hidung. Pada saat kita bersin, secara refleks otot-otot yang ada di muka kita menjadi tegang, jantung akan berhenti berdenyut sesaat. Segera setelah bersin maka jantung akan kembali lagi berdenyut alias berdetak kembali..
Penyebab bersin;
  1. Aliran udara yang masuk akan melewati rongga hidung yang diselimuti selaput lendir hidung, bila selaput lendir ini bila terpapar dengan bahan-bahan iritan atau alergen
  2. Timbul akibat adanya peradangan (rhinosinusitis), benda asing, infeksi virus, atau reaksi alergi

Reaksi yang ditimbulkan oleh Bersin;

Terjadi gejala alergi yang menimbulkan reaksi,

  1. Bersin-bersin
  2. Hidung gatal
  3. Pilek encer
  4. Hidung tersumbat

Bersin sebenarnya berguna menjaga agar hidung tetap bersih, bersin yang terjadi berulang-ulang diharapkan dapat membantu upaya pembersihan dalam rongga hidung.

Bila bersin;

Karena kemampuan butir-butir air untuk membawa bibit penyakit (kita belum tentu bisa membedakan apakah bakteri-bakteri tersebut merupakan bakteri patogen atau non patogen), namun untuk pencegahan disarankan ketika bersin : menutup hidung, mulut untuk mencegah penyebaran bakteri.

Peka, sadar, tanggap dan dilakukan;

Sebenarnya sudah banyak orang yang tahu akan bersin, tetapi kata "tahu" masih terlalu dini untuk menyimpulkan mengingat banayk "budaya" atau "doktrin" yang masih dikenal di masyarakat. Salah satunya, kalau bersin "ada orang yang sedang membicarakan kita" maka ucapkan "salam" (hmmm...apa ada yang namanya kontak batin disini, saye tak tahu), kemudian bila bersin ucapkan "acciihomm" (tahukah kita, yang membentuk "intonasi" "penyebutan" untuk bersin diseragamkan menjadi "accihom atau accii atau hacii" adalah kita sendiri atau juga mengikuti pemahaman kita, sebenarnya terserah kita mau menggunakan gaya yang mana, yang pasti jangan lupa untuk "menutup" jalur penyebaran bakteri ketika bersin.

Bersin di pagi hari,

Sama halnya dengan penyebab bersin secara umum baik tidak tahan udara dingin atau debu pada umumnya.

Cara untuk mengatasinya;

Menurut ahli spesialis Telinga hidung tenggorokan: olahraga, hindari bahan yang dapat menyebabkan bersin seperti debu, udara terlalu dingin.

Senin, 14 Januari 2008

Pegal-pegal, kesemutan, kram otot

Ketiga keluhan di atas, bukan hal yang baru bagi kita. Terutama bagi mereka yang memiliki kegiatan duduk atau beraktivitas berlebihan selama beberapa jam. Misalkan, bagi pekerja kantoran yang kebanyakan waktunya dihabiskan dengan duduk dan beraktivitas di depan komputer, maka "penyakit" pegal-pegal, kesemutan, kram otot hingga kelelahan mudah di dapatkan. Diawali dengan cara/sikap duduk yang salah dan akhirnya menganggap bahwa rasa pegal itu biasa saja dan menyepelekannya.
Silahkan menyepelekan hal itu, tetapi setidaknya simak apa yang akan terjdi bila kita menyepelekan hal yang menurut kita "hal" sepele. Keluhan itu bisa jadi merupakan sinyal alami tubuh kita yang mengalami kekurangan vitamin neurotropika (vitamin B1, B6, dan B12).
Mengapa keluhan itu bisa dirasakan:
Keluhan tersebut merupakan "kumpulan" dari banyak "hal" yang kita alami dalam tubuh, diantaranya;
  1. Sikap tubuh yang kurang tepat pada saat bekerja (posisi duduk yang salah, kursi atau tempat duduk yang tak memadai, tidak mendukung posisi tulang belakang hingga punggung)
  2. Cemas
  3. Tegang
  4. Depresi
  5. Mengangkat beban yang berlebih, terlalu lama (misal bagi mereka yang mengendarai motor, mengendarai mobil) sangat mudah merasakan keluhan tersebut.

Hubungannya dengan Vitamin Neurotropika?

Vitamin Neurotropika (B) sangat berguna untuk kesehatan saraf. Vitamin B berperan sebagai katalisator untuk mengubah glukosa menjadi energi. Seandainya, asupan B tidaka cukup, maka proses "mengkatalis" tidak bisa berjalan normal. Akibatnya, energi yang dihasilkan tidak maksimal. Hasil yang kita rasakan akibat "ketidak normalan" proses yang terjadi adalah rasa lelah, pegal-pegal, kram khususnya pada pagi hari (terutama di daerah betis, tangan/lengan).

Vitamin B juga berperan sebagai penjaga appetite dan pencegah anemia (dengan pembentukan sel-sel darah merah).

Vitamin B juga sangat penting menjaga kesehatan saraf kita. Itulah sebabnya mengapa Vitamin B sangat dibutuhkan.

Asupan yang cocok untuk menangani gejala kekurangan Vitamin B ?

  1. beras merah, gandum termasuk sereal dan roti
  2. sayur berdaun hijau
  3. kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai
  4. hati ayam dan sapi, telur, ragi, dan hasil olahan kedelai (tempe, tahu, susu).

Nah, itu semua sumber Vitamin B terdapat di dalam makanan kita sehari-hari (bukan barang mahal, tetapi sesuatu yang kurang diminati karena lebih enak makanan junkfood:fast n delicious)

Nb1: Berhubung dalam kondisi dan situasi, Indonesia harus mengalami kekecewaan untuk memproduksi makanan yang berbahan dasar Kacang kedelai (sampe kapan neh?!!), kita tetap dapat mengambil asupan Vitamin B dari sumber makanan yang lain. Tahu tempe yang murah, sering tidak dipandang, sering disepelekan betapa hebat manfaat tahu tempe.

Nb2: Makan tahu tempe juga biasanya asal makan, gowrengan (lidahnya lagi belibet) be ware dengan minyak (pelajaran, termasuk ane yang suka gowrengan akhirnya telah berpisah dengannya sejak November 2007 lalu, sedih sih meninggalkannya (halaah...apaan coba), semoga ane kuat berpisah dengannya (dengan gowrengan tahu, tempe, risol, cireng, singkong), semogaa saja!! tetapi ane, tergoda kembali dengan Cakwenya, roti bantalnya mba neni n Pak Yono (Hiks..hiks..tapi dimakan juga, ida sok jaim). Wacth out the amount aja deh, amann!!

Minggu, 13 Januari 2008

Ramping, langsing, kurus


Memiliki tubuh berbentuk gitar spanyol, ramping, langsing atau mungkin kurus atau sekedar ingin menurunkan beberapa kilogram dari bobot sekarang ini, mungkin itu impian, harapan, cita-cita atau target kita di 2008, well..sebenarnya tidak ada salahnya, tidak ada yang melarang.

Menurut Researchers belakangan ini, Gender berhubungan erat. Salah satunya, wanita. Sangat memikirkan perubahan pada bentuk tubuhnya (wajar), namun terkadang menjadi sangat berlebihan, sangat mengkhawatirkan makanan yang masuk ke tubuhnya hingga berakibat memusuhi makanan, tidak mau makan sampai akhirnya memiliki gangguan dalam pencernaan. Namun saat ini telah berkembang, para pria juga banyak yang sangat "memusingkan" bentuk tubuhnya (menjadi atletis, berotot, tidak kurus/ceking). Sangat wajar, bila kita memperhatikan penampilan.

Wanna get this shape?



or this one?


Sekilas sudah terlihat perbedaan kedua gambar di atas...that shape?

Banyak orang yang bermasalah dengan berat badan, akhirnya mengadopsi pola makan "diatur" atau diet. Beberapa kali berganti pola makan gagal gagal dan gagal lagi. Yang didapat bukan berat badan berkurang tetapi malah semakin bertambah dari bobot semula.

  1. Food Combining
  2. Vegetarian
  3. No carbohydrate, less protein, less lipid
  4. Diet sesuai golongan darah
  5. minum supplemen penurun berat badan, herbal dan kimiawi
  6. Dengan atau tanpa olahraga

Ke enam metode diatas, sangat familiar termasuk buat saya, termasuk kita semua. Jujur, saya sendiri pun sudah mencoba ke enam cara di atas.

Mengapa?

Jawabannya:

Tiap orang melakukan pengaturan "pola makan" memiliki alasan masing-masing, salah satunya ingin mendapatkan shape yang pertama.

Hasilnya:

Kebanyakan gagal, boro-boro stabil malah naik hingga beberapa kilo.

Sampai di titik ini, biasanya akan berhenti disertai dengan rasa stres berkepanjangan, dan mulai membenci makanan. Semakin dibenci, semakin besar keinginan untuk memakannya bahkan dalam jumlah berlebihan. Otak telah di "sandera" untuk mengerti bahwa makanan adalah musuh, sehingga tidak boleh dimakan. Dalam kondisi seperti ini, pikiran dan input yang dimasukkan dengan perkataan-perkataan seperti itu akan semakin menarik kata-kata tersebut sehingga dapat terjadi :memakan makanan yang dibenci dan merasa bersalah terhadap tubuhnya setelah memakan makanan tersebut.

Secara terus-menerus akan berada dalam lingkaran tersebut, tak seorang pun yang mampu "menolong" bila tidak mau dan mampu membangkitkan semangat dari diri sendiri.

Bagaimana?

Biarkanlah berlalu, jangan dipikirkan berlarut-larut. Belum lagi harus mendengar obrolan teman "eh, lo gemukan ya?" atau "iih, gemuk banget si kamu?".$$##%%&@. Kurang kuat apalagi komentar tersebut menghancurkan rasa bersalah yang ada. Internal dan eksternal.

Caranya?

  1. Teliti pola makan sebelumnya
  2. Memulai kebiasaan "mengatur pola makan" kembali
  3. Tidak berhasil juga?

Tidak berhasil juga? ada baiknya kita cek fakta berikut;

  1. Pola makan sekarang ini, banyak menerapkan. Kurangi karbohidrat, perbanyak protein, kurangi lemak. Memang baik. Karbohidrat sangat kurang, sumber gula di dalam tubuh bisakah dipastikan tetap tercukupi?, protein memang baik untuk perbaikan sel-sel tubuh, asam urat hasil dari apa?, mengurangi lemak ada baiknya, bisakah dibedakan lemak yang masuk ke dalam tubuh, lemak jenis apa?
  2. Pola makan, makanlah sayuran dan buah-buahan sebanyak-banyaknya. Sebenarnya sangat baik karena di dalamnya terdapat kandungan mineral dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tetapi selain mineral dan vitamin, masih ada zat lain yang terdapat di dalamnya. Sebagai efek samping :terjadinya pembesaran ukuran lambung, berarti asupan makanan harus lebih banyak
  3. Minumlah air putih sebanyak-banyaknya. Lambung organ yang dipengaruhi, sebagai penampung dan pengolah makanan yang kita konsumsi.
  4. Setelah olahraga, enak makannya enak badannya, koq malah berat bertambah, ditambah tubuh jadi bengkak (otot membesar), mengapa? dilakukan berlebihan, dan diforsir, tiba-tiba berhenti malah "melar". Tubuh membutuhkan waktu untuk mengadaptasi pola yang kita terapkan kepadanya.

Bentuk tubuh yang tidak proporsional, bukan hanya urusan penampilan tetapi kesehatan. (Di luar/apperance) Obesitas, kegemuan menderita penyakit komplikasi...akan disusul oleh diabetes, jantung, stroke de..el..el (Di dalam/inside) kesehatan pembuluh darah, organ-organ tubuh kita. Seringkali, orang yang merasa tubuhnya "kurus" dan memang kurus, merasa tidak akan berhadapan dengan penyakit-penyakit, tinggi kolesterol, lemak, penyumbatan pembuluh darah...memang di luar kurus, tetapi bagaimana di dalam tubuhnya (apakah pembuluh darahnya bebas plak?apakah organ pencernaannya berfungsi dengan baik hingga pembuangan sampahnya??) hanya kita pribadi yang Bisa menjamin. Bukan alasan, saya kan tidak gemuk jadi tidak usah mengatur makanan yang harus saya makan, perhatikanlah "penampilan di dalam tubuhmu!!", bukan penampilan luar!!

Mungkin ada baiknya kita mengadopsi metode yang terdapat dalam buku berjudul "langsing" By Iping.S (beliau seorang dokter juga, yang mengamati kebiasaan hidup obesitas bertahun-tahun lamanya, memiliki banyak rekan dokter).

Yang dicermati adalah Kualitas makanan yang kita makan. karb, protein, lipid, vitamin, minerals, fiber de..el..el. Memastikan makanan yang kita makan memang dibutuhkan tubuh dengan mengatur Jumlahnya.

Makanan mengandung zat gizi, itu yang kita masukkan ke dalam tubuh, tetapi seberapa banyak yang kita masukkan???

Silahkan coba, mengurangi porsi makan dari porsi biasanya...pada awalnya memang sulit (kurangi seperempatnya saja) hingga terbiasa kurangi sampai setengahnya. Susah!!jangan ditanya memang jawabannya itu. Tetapi fakta: Tubuh menerima pengkondisian yang di adopsi ke dalamnya, itulah sebabnya penerapannya harus pelan-pelan dan bertahap.

Percaya atau Tidak?? silahkan buktikan, tidak butuh sampai sebulan akan turun berat badan atau minimal mendapatkan berat badan dengan kondisi Stabil (tidak turun atau naik).

selamat mencoba!! dan mari berjuang mendapatkan bentuk tubuh yang kita inginkan (pria dan wanita)

Mencoba tips untuk mendapatkan kesehatan yang optimal, tidak ada salahnya, selagi masih mampu untuk menerapkannya.

Selasa, 08 Januari 2008

Louse



Penampang Kutu,

Mengapa mengambil tema "kutu"? tidak ada tema lain?

Banyak tema, tetapi lagi aneh, soalnya this morning (maklum bis/angkutan umum). Selalu berhati-hati dengan kepala di sebelah, biasanya mata ini akan scan dan screening terlebih dahulu, apakah "hutan" di sebelah "bersih hama" alias kutu. Ternyata hari ini tidak, menemukan "hama" di sebelah..

"Uh, God, jijik, takut lompat para lisa (anak-anaknya), kutunya dan sepupu-sepupunya yang lain ke kepala ini".

Jangan sampai...

Akhirnya, pada saat si "manusia" itu bersandar, ane ke depan sambil mengarahkan kepala ke kaca (was-was), pada saat dia ke depan, ane bersandar ditambah lagi "beliau" itu ternyata mau muntah dan akhirnya muntah di sebelah ane (lengkap menu hari ini: untung dia bawa kantong, tetapi sebenarnya bau). Dan sebagai tambahan, "beliau" itu adalah perempuan!!sodara-sodara, rambutnya panjang, ditempeli oleh para "mahluk itu" dan warnanya putih-putih, kemudian sesekali dia menggaruknya. God, berapa lama lagi perjalanan ini (menggumam). Turun dengan terburu-buru, rambut dikibas sekuat mungkin,

ane sambil berkata.....

"jangan dekati aku"

"jangan sakiti aku"

huehuehue

Cek fakta berikut...http://ms.wikipedia.org/wiki/Kutu_kepala

Kutu adalah parasit jenis serangga yang tidak bersayap. Kutu menyerang manusia dengan bersarang di kepala. Cara makannya ialah menghisap darah. Ia akan mengeluarkan bahan yang menyebabkan reaksi alahan pada kulit kepala sehingga mengakibatkan gatal-gatal. Ia bertelur dalam bentuk butir-butir putih dan menempel pada rambut. Telur kutu mengambil masa lima hingga tujuh hari untuk menetas. Kutu akan merangkak atau meloncat-loncat di kulit kepala tanpa disedari.
Kutu kepala adalah sejenis parasit penghisap darah yang biasanya hidup dibahagian kepala. Kutu betina mampu bertelur enam biji sehari. Telur ini selalunya melekat dengan kuat pada rambut. Telur-telur ini akan menetas selepas lebih kurang 8 hari.
Kutu kepala merebak dengan cepat melalui sentuhan terus dengan rambut yang bermasalah. Ia juga melompat ke kepala melalui berus atau sikat rambut, topi, bantal dan tuala.

Jadi betapa ketakutannya, serem, jijiknya ane hari ini, ketika berada di sebelah beliau itu...ihh

Dari pengamatan ane, ternyata beliau itu baru datang ke jakarta, mungkin akan bekerja, dia datang dari hometownnya entah dimana lah itu?

Yang pasti be ware, tidak hanya menghisap darap (parasit), tetapi

apa tidak malu ada Louse di kepala bergantungan??

Budayaken...Budayaken..budayaken..budayaken...budayaken Malu!!

Senin, 07 Januari 2008

Sakit?? periksa kondisi emosionalmu!!

Bukan asal-asalan, bukan akal-akalan, bukan terkaan, bukan ramalan, bukan dugaan lagi bila semua organ tubuh kita dapat dipengaruhi oleh kondisi emosional kita.
Penemuan itu bukan baru berlangsung, sudah sejak lama, banyak ahli, para dokter di mancanegara yang telah memahami dan mengetahui akan hal ini.
Para dokter berkata "banyak yang datang ke rumah sakit, untuk mengkonsultasikan penyakitnya hampir setiap hari, tetapi sebenarnya mereka tidaklah sakit, kondisi emosional merekalah yang sedang "sakit" ". Mereka hanya butuh didengarkan, mereka hanya butuh "reset" dari kondisi emosionalnya..
Shocking
tetapi itu benar adanya
Banyak orang yang sebenarnya tidak membutuhkan dokter, tidak membutuhkan obat, tetapi hanya membutuhkan KETENANGAN, KASIH, KEDAMAIAN, SUKACITA dan KELEPASAN dari batin atau secara emosional.
Hal-ha apa saja yang dapat menjadi penyebab "sakit" secara emosional?
  1. Kemarahan. Menyumbang porsi terbesar. Menguras kerja semua organ-organ hingga kelenjar di dalam tubuh. Penyakit yang mudah muncul : hipertensi, serangan jantung/stroke
  2. Kepahitan, sama halnya menyimpan dendam. Penyakit yang mudah muncul: batuk, pilek, sakit kepala, demam
  3. Kebencian, kecemasan. Penyakit yang mudah muncul : gangguan di lambung (maag), ruam di kulit (exzema), merangsang pengeluaran insulin secara berlebihan hingga kurangnya kemampuan insulin mengelola gula dalam tubuh (diabetes)

Semua kelenjar terus-menerus bekerja, dipengaruhi habis-habisan oleh keluarnya emosi yang tidak sehat, sehingga virus atau bakteri lebih mudah menyerang sistem pertahanan tubuh. Dr Vincent Norman Peale, telah membuktikan hingga ia menjadikan semua terapi itu ke dalam sebuah buku berjudul "berpikir positif".

Solusinya untuk semua penyakit:

Doakanlah, Ampunilah, lepaskanlah, maafkanlah, dan digantikan dengan kasih...

" dan Ampunilah kami seperti kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami"

Thanks God, always the holy Bible Teach us everything... Karena memang energi negatif sangat menguras semua energi di dalam tubuh. Memang sangat berat untuk memulainya, tetapi demi manfaat dan dampak dahsyat yang akan kita nikmati ada baiknya kita memulai mengaplikasikannya.

Orang yang sangat mudah flu, batuk dan terkena penyakit-penyakit bisa dihubungkan dengan kondisi kesehatan emosinalnya sedang tidak "sehat".

Mulai sekarang pun, mudah ditebak...siapa yang gampang sakit, berarti kesehatan emosionalnya sedang "tak sehat", dapat berupa amarah, benci, dendam, kesal...tenang sudah ditemukan "obat" yang ampuh membunuh penyakit itu sebelum muncul, disamping itu kita juga harus menjaga kondisi tubuh, makanan dan kesehatan kita secara fisik..Dokter dan obat menjadi saluran berkat Tuhan untuk bekerja, Tabib dan penyembuh yang hebat adalah Tuhan.

Makan di atas jam 7 malam, jangan

Makan di atas jam 7 malam, jangan....
lha, buat apaan? kan, saya tidak mengalami masalah dengan berat badan?
jawabannya: bagi yang mengalami masalah dengan berat badan atau tidak, tetap saja makan di atas jam 7 malam kurang baik.
Bukan hanya berdasar fakta akan kelebihan berat badan, bukan hanya akal-akalan para ahli menyatakan anjuran seperti itu, tetapi...Menurut Ilmu TCM (traditional Chinese Medicine)
"Lambung bekerja maksimal antara pukul 07.00-09.00. Bekerja Minimal pukul 19.00-21.00". Itu jugalah yang menjadi alasan mengapa sangat penting SARAPAN. Sarapan harus "gemuk" dalam artian "padet" lengkap...serat, calsium, karbohidrat, protein dan akan digunakan untuk bekal beraktivitas sehari penuh.
Harusnya bukan dengan alasan takut gemuk, sehingga tidak sarapan tetapi dengan melihat bahwa fungsi lambung secara maksimal terjadi di pagi hari, maka sebaiknya makan sangat baik di pagi hari.
Ketika malam, lambung fungsinya semakin minimal, kurang efektif dalam mengolah makanan yang kita masukkan. Ibaratnya, kita memasukkan bahan yang ingin diolah mesin, dalam kondisi mesin yang dalam OFF..Makanlah..makanlah...makanlah

Ngompol

Ngompol, atau bahasa lainnya buang air seni di celana secara sengaja (atau tidak sengaja?!)
Ngompol, masih wajar kalau iya masih bayi, anak usia 3 tahun kebawah. Masih melatih tubuhnya untuk mengeluarkan cairan kemih (air seni), tetapi apa mau dikata bila yang ngompol adalah anak usia 5 tahun (mungkin masih ada pengecualian), yang ngompol anak yang sudah sekolah TK, SD atau bahkan SMP (ada ya? ada dong...) Ciumlah baunya, pesing dan bila bau itu menempel di kasur (paling sering sebagai tempat kejadiannya) atau di sofa.
Ngompol, disuruh minum cairan dalam kobokan??
Saran atau anjuran seperti ini yang berkembang di tengah-tengah masyarakat (terutama masyarakat awam) atau bahkan kita sempat mendengar "anjuran/saran?" ini. Absolutely, salahlha..
Kobokan: tempat untuk cuci tangan, tangan sebelumnya memegang apa,kemudian dicuci/dibasuh di dalam mangkok khusus/baskom (biasanya digunakan) kemudian cairan di dalamnya DIMINUM??
cairan di dalam kobokan pasti mengandung sejumput (caelah bahasa apaan neh) atau diganti sejumlah kuman atau bakteri (patogen atau non).
Fact!
Yang pasti meminum cairan di dalam kobokan tidak dapat menyembuhkan kebiasaan ngompol di celana, apa hubungannya?? apa dasarnya?apakah bakteri dan kotoran di dalam kobokan bergerak sendiri di dalam tubuh atau tepatnya saluran kemih untuk menghentikan kebiasaan ngompol. Yang pasti ngompol..bisa dijadikan terbiasa (pada saat ngompol biasanya si pe-ngompol biasanya sedang bermimpi ngompol pada saat BAK di celana, (halaah bahasanya), Ingatkan sebelum go to bed, untuk Pee terlebih dahulu, bangunkan di tengah malam dan menjelang pagi (karena suhu yang dingin membuat orang lebih senang menahan BAK dan ingin lebih menikmati tidurnya dengan nyenyak). Hasilnya: Terjadilah genangan air di tempat tidur alias Ngompol dengan bau semerbak kemana-mana.

Minggu, 06 Januari 2008

Masuk angin minum soda ahh...

Masuk angin...memang sangat menganggu, mengganggu kenyamanan beraktivitas sehari-hari, perut kembung, serasa ingin muntah. Makan begah, sangat tidak enak.
Apa yang kita lakukan bila masuk angin, previously dalam blog ini, ada banyak solusi, dalam tulisan ini hanya ingin mencermati tindakan bila masuk angin meminum minuman bersoda...
Kita masuk angin (masuk angin), dari kata-kata ini sudah dapat ditebak, "kemasukan angin" ke dalam tubuh.
Bila di dalam tubuh "banyak angin" (angin tak diinginkan), kemudian ditambah dengan pemasukan gas ke dalam tubuh, apa jadinya? pastinya makin kembung.
lha, kan biasanya sehabis minum minuman bersoda, keluar angin (buang angin/flatus-red), ya..ya..ya.. tetapi yang keluar yang berasal dari soda yang diminum..alih-alih, ingin merasa nyaman malah semakin masuk angin

Nge-teh yuu

Minum teh, biasanya Anda lakukan kapan?
Apa yang Anda tambahkan ke dalam teh Anda?
Jenis- jenis teh..
Teh hijau, teh merah, teh oolong, teh kuning, teh putih, teh hitam (in Indonesia paling banyak di jual), terserah mau pilih yang mana..
contains apa?
secara umum mengandung caffeine, polyphenols (tanin), Green tea, mengandung bahan antioxidant
Khasiatnya apa?
Sifatnya menenangkan, tahukah anda bahwa struktur kimia teh hampir sama dengan morfin (hanya berbeda di satu atom C-nya). That's way sifatnya bisa menenangkan pikiran, bila teh tertentu dapat menggelontorkan lemak dalam dingding pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya pembentukan plak (bakal stroke or atherosclerosis), anti oksidan (baik untuk tubuh anda dan kulit, disamping sifatnya dapat mengikat lemak dan kolesterol)
Sebanyak apa yang perlu diminum?
Bukan sebanyak-banyaknya. Secukupnya saja, mengapa? untuk menyaring cairan ini, maka ginjal yang berperan dan harus kerja ekstra. Berdasarkan hasil penelitian, menyatakan terlalu banyak mengkonsumsi teh dapat mengakibatkan gangguan penyerapan zat besi. Minum teh, sebaiknya tanpa gula, kebiasaan meminum teh dengan gula sebenarnya hanya kebiasaan yang dibiasakan dari kecil, demi mengetahui khasiatnya janganlha dicampur dengan gula..lebih nikmat!!
Sama halnya, kita makan makanan berlemak, penuh minyak kemudian kita mengkonsumsi "eh teh manis lagi" wah, ini kebiasaan dulu banget (kuliah, anak kost..ck..ck) gantilah dengan "teh tawar hangat" atau " air putih" atau "air putih hangat" (bukan tidak bisa minum juice, dan yang dingin-dingin) sepertinya sepele dan terlihat murah tetapi khasiatnya bagi tubuh...pernahkah mengamati, pada waktu kita memasak sop dan dalam keadaan dingin maka terlihat gumpalan lemak di atasnya (kira-kira seperti itulah kondisi lemak dan minyak dalam tubuh, apalagi bila tidak dipergunakan) tetapi bila kita panaskan maka minyak/lemak dalam sop tersebut akan mencair (that's why kita butuh minuman yang hangat)...

Rabu, 02 Januari 2008

drink mineral water

Apakah anjuran itu benar adanya? adakah alasan khusus kenapa harus ada anjuran seperti...check this out
Cairan yang disarankan untuk diminum dalam hal ini adalah air putih, sangat mudah di dapat, harganya juga tidak mahal..tetapi masih banyak fakta yang memperlihatkan kemalasan minum air putih
Fungsinya buat apaan sih?
  1. fakta pertama, sekitar 80 persen dari tubuh kita terdiri dari cairan. Sel, darah, otak dan berbagai organ tubuh sebagian besar terdiri dari air. Berarti, tidak minum air putih atau kurang minum air putih memiliki efek ke tubuh kita. Organ tersebut sangat memerlukannya. Bila organ di dalam tubuh kita kekurangan air, maka bentuknya akan semakin mengempis, akibat kehilangan kelembaban. Dengan begitu organ-organ ini bisa rusak lho
  2. kedua, menjaga agar darah dan getah bening dalam tubuh mempunyai volume dan kekentalan yang cukup. Sebagai contoh nih, bila darah kita kental maka akan mempengaruhi vitalitas kita (mudah lelah, mudah mengantuk atau capek), semakin kental darah kita maka pergerakan/sirkulasinya akan semakin lambat, salah-salah bisa tersumbat karena ditambah dengan partikel-partike lain (lemak, racun) dalam pembuluh darah belum ditambah bila yang harus rusak adalah saluran pembuangan racun kita (saluran getah bening).
  3. dapat membantu menurunkan suhu tubuh, coba kita ingat bila kita sedang kepanasan maka keringat kita akan keluar. Disinilah peran air itu, dengan keluarnya keringat yang membantu menurunkan suhu tubuh kita. Dan lewat keringat, faeces & Air seni juga dikeluarkan racun hasil olahan hati, untuk bisa berlangsung/bekerja dengan normal sangat dibutuhkan peran air.
  4. pernahkah kita menyadari ketika berada dalam ruangan ber-Ac, kita raba kulit..kog kasar ya?. diserap untuk membantu mengembalikan struktur sel-sel di kulit tubuh kita dan fungsi kulit. Tameng atau pelindung pertama dari tubuh kita adalah kulit, menahan sinar matahari, menjaga struktur, kelembutan kulit, Apabila tidak ditopang dengan persediaan air yang cukup maka dijamin, kulit kita akan kasar, kusam.

Berapa banyak yang harus diminum?

Sesuai anjuran para ahli: 2 liter setiap hari (di luar minum juice, minum kuah sayur atau makanan lain yang mengandung cairan). Dengan asupan air yang cukup akan membantu fungsi ginjal kita untuk menyaring cairan dalam tubuh.

Apakah harus minum sebanyak-banyaknya?

Minum kebanyakan sepertinya jarang, yang mungkin terjadi malah kurang minum air putih. Lebih dari 3 liter/segalon mungkin juga dapat membebani ginjal kita. Konsumsilah sesuai dengan yang dianjurkan. Terlalu banyak/kebanyakan air putih juga dapat membuat ukuran lambung kita semakin membesar. Lambung itu sifatnya elastis dapat berubah-ubah sesuai dengan besarnya volume makanan/minuman yang kita masukkan ke dalamnya. Minum air sangat banyak, sehingga lambung kita mengembang bisa mengakibatkan ukurannya "melar" tentu yang akan dipengaruhi adalah ukuran lambung. Harusnya dengan sepiring nasi plus lauk cukup, karena lambung melar ditambah lagi sepiring lagi...wuu..lambung juga harus bekerja dengan ekstra untuk "menguyah" makanan yang dimasukkan. Minum sebanyak-banyaknya dan tidak diberi jeda dijamin setelah itu kita akan menikmati ke kamar mandi dengan frekuensi sesering mungkin..ualah..minumlah dengan perlahan, seteguk demi teguk jangan diglek langsung dua gelas tiga gelas hingga satu galon..minum setiap saat jangan pada waktu haus saja dan jangan ditunggau merasa haus (giliran makan atau ngemil tidak menunggu lapar bukan?)

Selasa, 01 Januari 2008

Menggosok

Kata "menggosok" disini, maksudnya bukan menggosok baju/pakaian (freelance saat liburan dan ngga ada embak..hihihih), tetapi menggosok badan. Sebenernya penting ngga seh?
Penting banget...
Pertama, meluluhkan sel-sel kulit mati dunkz..sel-sel patah tumbuh hilang berganti tiap 3 hari, bayangin sel-sel kulit mati pada nangkring di kulit.
Kedua, yang pasti menggelontorkan daki, kotoran yang menempel pada permukaan tubuh, bila kotoran-kotoran tersebut dibiarkan lama bercokol di situ dapat menjaga sarang dan tempat tinggal paling nyaman bagi kuman-kuman dan bakteri.
Ketiga, melancarkan sirkulasi ato peredaran darah di tubuh kite-kite, coy
Cara menggosok gimana:
Sejak kecil nyokap ato embak, suster ato sapapun yang memandikan kita tentu melakukannya....untungnya, tetapi ada lokasi ato bagian tubuh tertentu yang harus digosok?
- Punggung paling pinggir sebelah kiri. Peredaran saluran getah bening (saluran pembuangan racun), mengapa harus digosok? tujuannya untuk melancarkan sirkulasinya, saluran pembuangan racun harus dapat dipastikan dalam kondisi "lancar", salah-salah nyumbet..sebagian besar pola hidup dan makana kita senantiasa bersinggungan dengan yang namanya polusi dan racun, terbawa dari pembuluh darah.
- Daerah dada, paha dan tangan..tujuannnya memperlancar sirkulasi dalam peredaran darah dalam tubuh. Letak jantung, di dada sebelah kiri, mungkin dapat sedikit membantu untuk membantu melancarkan sirkulasi darah ke dan dari jantung.
tools?
saat ini banyak dijual di pasaran, lap khusus buat mandi, pilihlah yang teksturnya tidak kasar, menggosok dengan perlahan-lahan. use sabun, scrub buat badan sekarang banyak banget jenisnya dengan khasiat masing-masing. Jangan make tenaga yang sama kaya menggosok baju/pakaian..berbeda..